LTMNU(22/7)- Melalui zoom meeting, Lembaga Takmir Masjid (LTM) PWNU Jateng menyelenggarakan rapat koordinasi Digdaya Kemasjidan, Rabu malam (22/7/2026). Hadir Ketua LTM PWNU Jateng KH Dr Nur Akhlis beserta jajarannya dan para ketua LTM PCNU se-Jateng. Hadir juga K Shabahul Arafi dari LTM PBNU serta Ginanjar dan Arief Faqihudin dari Tim Percepatan Digdaya Kemasjidan PBNU.
Dalam sambutannya Ketua LTM PWNU Jateng mengungkapkan masih banyaknya masjid dan mushola NU yang belum terdata dan terintegrasi dalam Digdaya Kemasjidan. Adanya rakor diharapkan upaya pendataan yang terintegrasi secara nasional akan segera terwujud.
Tim Percepatan Digdaya Kemasjidan PBNU menyambut gembira kesiapan Jawa Tengah untuk memaksimalkan upaya pendataan terintegrasi masjid mushola. Disampaikan bahwa Digdaya Kemasjidan ini merupakan bagian dari semesta Digdaya Nahdlatul Ulama (NU). Dengan data yang akurat akan terbangun program kerja yang semakin terarah, termasuk program layanan umat dan jamaah.
Sebagai langkah percepatan, LTM PCNU se-Jateng diharap segera mengirimkan data admin Digdaya Masjid, baik untuk tingkat cabang (kabupaten/kota) maupun tingkat MWCNU (kecamatan). Admin diminta personal yang mampu mengoperasikan piranti laptop dan sejenisnya.
Ketua LTM PCNU Kebumen Agus Salim Chamidi menyambut baik langkah teknis Digdaya Kemasjidan LTM PBNU. Selanjutnya Agus Salim meminta LTM MWCNU untuk mengirimkan satu nama personal sebagai Admin. Bagi yang belum memiliki pengurus LTM MWCNU, MWCNU dapat mengirimkan satu nama personal sebagai Admin. Data Admin yang diperlukan berupa: nama lengkap, NIK, nomor WA aktif, alamat email aktif, foto KTP, dan foto Surat Tugas sebagai Admin dari MWCNU/LTM MWCNU setempat. Dalam waktu dekat akan diselenggarakan bimbingan teknis.(*)