LTMNU(18/4)- Bertempat di SMK Maarif 9 Klirong, MWCNU Klirong selenggarakan Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola Nahdlatul Ulama (PKP-MMNU), Sabtu (18/4). Kegiatan didukung Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kebumen dan LTM MWCNU Klirong.
Hadir Rois Syuriyah MWCNU Klirong KH Masykur Yusuf, KH Ahmad Muhammad, Ketua Tanfidziyah H Budiono MPd, beserta jajaran dan perangkat MWCNU Klirong. Hadir juga Ketua LTM PCNU Kebumen H Agus Salim Chamidi MPd, Dangan Surono Ketua LTM MWCNU Klirong beserta jajarannya.
Hadir segenap utusan Ranting NU se-MWCNU Klirong, dan utusan takmir masjid mushola di wilayah MWCNU Klirong. Tercatat hadir 98 peserta memadati ruang aula SMK Maarif 9 Klirong.
Dalam sambutan sekaligus materinya, Ketua Tanfidiziyah PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi MPdI mengingatkan kembali tentang Visi PCNU Kebumen, "Tegak lurus memenangkan umat membangun peradaban". Dr Imam juga mengingatkan salah satu program NU, berupa kaderisasi. Untuk itu Dr Imam menandaskan pentingnya masjid mushola memperhatikan visi (cita-cita) kedepan masing-masing.
"Cita-cita masjid mushola NU harus jelas sehingga kedepan arah perjuangannya jelas. Disinilah pentingnya masjid mushola melakukan manajemen", tandas Dr Imam Satibi.
"Intinya jelas tujuan keberadaan masjid mushola, lalu lakukan gerakan-gerakan untuk mencapai tujuan yang sudah dibuat. Untuk itu kegiatan PKP MMNU ini penting sekali sebab di dalamnya berlangsung kaderisasi NU", imbuhnya.
Arah tujuan kaderisasi di lingkungan MMNU lebih dalam mutu layanan. Takmir masjid/mushola penting memperhatikan bagaimana tingkat layanannya kepada jamaahnya. Layanan takmir ini harus terus-menerus dilakukan, ditingkatkan, dan diperbaiki sehingga jamaah (umat) menjadi puas terhadap layanan takmir.
Terkait dengan kaderisasi di MMNU, perhatian terhadap anak-anak dan remaja dalam keluarga jamaah dan di lingkungan MMNU.(*)

