LTMNU(18/1/26)- Bertempat di Kompleks Masjid Al-Hidayah Desa Buayan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Dr Imam Satibi MPdI mengajak kader masjid/mushola NU (MMNU) untuk memperjelas visi. Hal ini disampaikan dalam acara Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola Nahdlatul Ulama (PKP-MMNU) MWCNU Buayan, Ahad (18/1).
"Visi. Kita harus berani bermimpi. Agar mimpi terwujud, kita harus menyusun rencana. Disinilah masjid mushola NU perlu memperjelas visinya masing-masing", jelas Dr Imam dalam arahannya.
"Sudah saatnya basis masjid mushola NU gumregah lan sumringah mempertajam peran dan fungsinya di tengah umat bersama Ranting NU", imbuhnya.
Hadir seratus lebih peserta dari 20 utusan Ranting NU di wilayah Kecamatan Buayan Kebumen. hadir juga Rois Syuriyah MWCNU Buayan KH Imam Rofikun MPd beserta jajarannya. Hadir Ketua Tanfidziyah MWCNU Buayan K Ali Mustofa beserta jajarannya. hadir juga 20 Ketua Pengurus Ranting NU se-MWCNU Buayan.
Pada sesi lain K Budi Santosa SPdI menyampaikan terkait paham Islam Ahlussunnah wal-Jamaah. Sementara K Agus Nur Soleh MPd memperkuat Ke-NU-an kader PKP-MMNU.
Untuk memperjelas arahan Ketua Tanfidziyah PCNU Dr Imam Satibi, Agus Salim Chamidi MPdI mengajak peserta PKP-MMNU memperdalam bagaimana membangun visi misi dan tujuan masjid mushola NU.
"Salah satu cara membuat visi (cita-cita) yang jelas itu dengan menggunakan analisis SWOT" ungkap Agus Salim dalam paparan materinya tentang Ketakmiran. Agus Salim pun menjelaskan langkah-langkah melakukan analisis tersebut. Agus mengajak peserta praktik membangun visi.
Kader dan Ranting NU diajak menyusun rencana tindak lanjut bersama khususnya menjelang bulan Ramadhan 1447H. Termasuk memetakan kondisi jamaah di lokasi masing-masing. Perhatian kepada generasi muda, anak-anak dan remaja juga tak luput dari perhatian kader.
Pada sesi refleksi, beberapa peserta penyampaikan pernyataannya terhadap kegiatan PKP-MMNU. Secara umum peserta puas dan senang mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman bersama. Bahkan kader peserta memandang perlunya PKP jilid kedua di Buayan bagi kalangan kader muda.
Rangkaian PKP-MMNU ditutup secara resmi oleh K Ali Mustofa Ketua Tanfidziyah MWCNU Buayan. Pembagian sertifikat menjadi pamungkas seluruh kegiatan. MWCNU Buayan , LTM MWCNU Buayan, dan LTM PCNU Kebumen sukses menggelar PKP-MMNU.(*)