Dalam sambutan arahannya Dr H Imam Satibi mengingatkan bahwa masjid dan mushola milik warga NU merupakan aset strategis.
"Masjid dan mushola merupakan aset, baik secara fisik maupun keumatan. Posisi, peran, dan fungsinya sangat strategis dalam perjuangan keberlangsungan ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah. Karenanya, takmir masjid dan mushola menjadi penting. Takmir punya maqam luhur, maqam tinggi", ungkap Dr H Imam Satibi MPdI.
"Untuk itu, melalui PKP-MMNU mari takmir bersama-sama memperkuat peran dan fungsinya dalam memakmurkan masjid mushola masing-masing. Manajemen pengelolaan masjid mushola terus kita tingkatkan", tandasnya.
| KH Agus Nur Soleh sampaikan materi Aswaja Ke-NU-an (26/7) |
Kegiatan PKP-MMNU MWCNU Buluspesantren diselenggarakan di Kompleks Gedung MWCNU Buluspesantren di Desa Tanjungsari. Hadir Rois Syuriyah MWCNU KH Khalwani beserta jajarannya, termasuk KH Mahmudin Aziz dari Sangubanyu. Hadir Ketua Tanfidziyah MWCNU K Agus Fatkhan Amroni SH beserta jajarannya. Hadir juga Ketua LTM PCNU Kebumen H Agus Salim Chamidi MPdI dan instruktur nasional PD-PKPNU KH Agus Nur Soleh MPd. Hadir pula utusan Ranting NU se-MWCNU Buluspesantren. Kegiatan berlangsung khidmat dari pagi hingga sore hari.
Pembukaan diawali dengan tahlil yang diimami Rois Syuriyah MWCNU Buluspesantren KH Khalwani, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Subbanul Wathan. Sambutan laporan panitia disampaikan K Ibnu Solah. Sambutan atas nama penyelenggara disampaikan Ketua Tanfidziyah K Agus Fatkhan Amroni SH.
![]() |
| Presentasi hasil RTL bersama H Agus Salim Chamidi (26/7) |
