Ticker

6/recent/ticker-posts

Buka PKP-MMNU Gombong, Dr Imam Tekankan Pengembangan SDM



LTMNU(21/6)- Ketua PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi MPdI membuka secara resmi Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola Nahdlatul Ulama (PKP-MMNU)  Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Gombong, Ahad (21/6/2026). Kegiatan sehari ini bertempat di kompleks SMK Maarif 5 Gombong. Kegiatan dihadiri 70 peserta. 

Selain Ketua PCNU Kebumen H Dr Imam Satibi MPdI, hadir Ketua MWCNU Gombong Akhmad Sobirin MPd beserta jajarannya, jajaran Syuriyah MWCNU seperti KH Ahmad Khoirudin dan K Muntaha. Hadir juga Ketua LTM PCNNU Kebumen H Agus Salim Chamidi MPdI dan instrurktur K Budi Santosa SPd.





Dalam sambutan sekaligus materinya, Dr Imam Satibi mengapresiasi PKP-MMNU Angkatan Ke-7 yang diselenggarakan di MWCNU Gombong dan difasilitasi LTM PCNU Kebumen.

"PKP ini penting, jadi momentum pengembangan MMNU. Pengembangan sendiri ini membutuhkan strategi, butuh taktik, butuh manajemen pengelolaan yang baik", ungkap Dr Imam Satibi MPdI.

"Salah satunya tentang sumber daya manusia (SDM), yaitu SDM takmir yang mampu menyatukan pemahaman ilmu agama dan ilmu umum dan iptek. Adapun nilai strategi pengembangannya berbasis nilai-nilai Aswaja seperti wasathiyah", imbuhnya.



Kegiatan berlangsung serius tapi tetap khidmat. Beberapa hal krusial di wilayah MWCNU Gombong antara lain minimnya kaderisasi masjid mushola NU (MMNU). Karenanya 100 hari kedepan para peserta merencanakan kegiatan kaderisasi di masjid mushola masing-masing. Ini salah satu upaya pengembangan SDM.

MWCNU Gombong mengelola 14 Ranting NU (desa/kelurahan). Selain lembaga-lembaga, terdapat juga badan otonom (banom) NU, seperti Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat, dan IPNU-IPPNU. Di wilayah Gombong sendiri terdapat sejumlah sekolah/madrasah milik NU. Diantaranya adalah SMK Maarif 2 Gombong dan SMK Maarif 5 Gombong. Gerak langkah seirama menjadi penting diselenggarakan bersama.

Sementara itu LTM PCNU Kebumen telah menerbitkan buku tipis, Buku Panduan PKP-MMNU. Buku ini menjadi acuan materi penyelenggaraan PKP-MMNU. Harapannya dapat menjadi kompas gerakan aksi mandiri maupun kolaboratif. Kegiatan di Gombong mengawali penggunaan buku tersebut. Setiap peserta mendapatkan satu buku. Selain buku, peserta juga mendapatkan sertifikat pelatihan. (*) 

Link kegiatan: