Ticker

6/recent/ticker-posts

Semangat, IAINU Kebumen Gelar Rakor Mutu 2026



LTMNU(21/5)- IAINU Kebumen melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar Rapat Koordinasi Penjaminan Mutu (Rakor LPM) Tahun 2026, Kamis (21 Mei 2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Lt.2. Rakor diikuti unsur pimpinan institut, dekan fakultas, Direktur Pascasarjana, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), lembaga, dan program studi. Rakor dilaksanakan sebagai upaya memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus PPEPP sekaligus menyatukan arah kebijakan mutu akademik dan nonakademik di lingkungan IAINU Kebumen.

Dalam kegiatan tersebut, peserta rakor membahas berbagai agenda strategis, mulai dari hasil survei kepuasan stakeholder, sinkronisasi pelaksanaan monitoring evaluasi (monev), Audit Mutu Internal (AMI), review kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), tracer study alumni, hingga percepatan jabatan akademik dosen menuju Lektor Kepala (LK). Selain itu, penguatan sistem informasi mutu dan pengembangan International Conference (IC) juga menjadi fokus pembahasan bersama.


Tim FSUD serius selesaikan rencana peningkatan mutu


Rektor IAINU Kebumen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh GPM dan unit kerja yang telah aktif melaksanakan survei kepuasan stakeholder dan penguatan budaya mutu di masing-masing fakultas serta program studi. Menurutnya, hasil survei, monev, dan AMI harus dijadikan dasar pengambilan kebijakan dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar dokumen administratif.

“Budaya mutu harus menjadi budaya kerja bersama. Hasil evaluasi harus ditindaklanjuti secara nyata agar berdampak pada peningkatan layanan akademik, tata kelola, dan capaian akreditasi institusi,” tegas Rektor IAINU Kebumen Dr Benny Kurniawan MPdI.


Tim Tarbiyah semangat garap bersama peningkatan mutu



Ketua LPM IAINU Kebumen juga menegaskan bahwa Rakor Penjaminan Mutu Tahun 2026 diarahkan untuk memperkuat kesiapan institusi menghadapi akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa implementasi PPEPP harus berjalan secara sistematis melalui penguatan laporan kinerja tahunan, integrasi data mutu, serta monitoring tindak lanjut hasil AMI di seluruh unit kerja.

“LPM mendorong seluruh fakultas dan program studi agar lebih siap dalam pengelolaan evidence mutu berbasis data terintegrasi”, ujar Ketua LPM Agus Salim Chamidi MPdI.


Tim FEBI semangat diskusikan peningkatan mutu



Hasil Rakor memuat beberapa prioritas pengembangan mutu institut, di antaranya penguatan kurikulum berbasis OBE-MBKM, percepatan jabatan akademik dosen, pengembangan tracer study dan Career Development Center (CDC), serta peningkatan jejaring internasional melalui konferensi dan kerja sama akademik global. Ini menunjukkan komitmen IAINU Kebumen dalam upaya peningkatan mutu dan memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.


Tim Pascasarjana kompak selesaikan tugas



IAINU Kebumen saat ini mengelola Prodi S1 PAI, PGMI, MPI di Fakultas Tarbiyah, Prodi S1 Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prodi S1 KPI, AS, dan IAT pada Fakultas Syariah Ushuluddin dan Dakwah (FSUD), serta S2 MPI dan S2 HKI pada Program Pascasarjana (PPs).

Rakor berlangsung penuh semangat hingga sore hari. Ini menunjukkan adanya komitmen layanan terbaik kepada warga masyarakat. Rakor dipungkasi dengan presentasi peningkatan mutu pada masing-masing Fakultas/PPs. (*)